Kabar membanggakan datang dari MAN 1 Pontianak. Salah satu guru madrasah tersebut, Feri Wardani, berhasil lolos sebagai Penerima Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan untuk kategori Pelestarian Budaya Tundang Melayu Kalimantan Barat.

Feri Wardani, yang akrab disapa Feri, dinyatakan lolos setelah melalui proses verifikasi yang dilakukan oleh tim dari Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat.

Dalam proses seleksi tersebut, Feri mengikuti jalur perseorangan, di samping adanya kategori kelompok atau organisasi. Dari total sekitar 130 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 33 orang yang dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan pemerintah tahun ini.

Bantuan pemerintah tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian kebudayaan Nusantara, khususnya budaya Tundang Melayu yang menjadi salah satu warisan seni dan tradisi masyarakat Melayu Kalimantan Barat.

Di lingkungan madrasah, Feri Wardani dikenal aktif sebagai pembimbing kegiatan Tundang Melayu di MAN 1 Pontianak. Melalui pembinaan yang dilakukannya, siswa-siswi madrasah tidak hanya diperkenalkan pada seni budaya daerah, tetapi juga diajak untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya lokal di tengah perkembangan zaman modern.

Kepala MAN 1 Pontianak menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Feri Wardani. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa guru madrasah tidak hanya berperan dalam dunia pendidikan akademik, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah.

“Prestasi ini sangat membanggakan bagi MAN 1 Pontianak. Semoga menjadi motivasi bagi guru dan siswa untuk terus berkarya serta berkontribusi dalam melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa,” ujarnya.

Melalui bantuan fasilitasi pemajuan kebudayaan ini, diharapkan upaya pelestarian Tundang Melayu Kalimantan Barat dapat semakin berkembang dan dikenal luas oleh generasi muda maupun masyarakat secara umum.

Kabar membanggakan datang dari MAN 1 Pontianak. Salah satu guru madrasah tersebut, Feri Wardani, berhasil lolos sebagai Penerima Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan untuk kategori Pelestarian Budaya Tundang Melayu Kalimantan Barat.

Feri Wardani, yang akrab disapa Feri, dinyatakan lolos setelah melalui proses verifikasi yang dilakukan oleh tim dari Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Barat.

Dalam proses seleksi tersebut, Feri mengikuti jalur perseorangan, di samping adanya kategori kelompok atau organisasi. Dari total sekitar 130 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 33 orang yang dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan pemerintah tahun ini.

Bantuan pemerintah tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian kebudayaan Nusantara, khususnya budaya Tundang Melayu yang menjadi salah satu warisan seni dan tradisi masyarakat Melayu Kalimantan Barat.

Di lingkungan madrasah, Feri Wardani dikenal aktif sebagai pembimbing kegiatan Tundang Melayu di MAN 1 Pontianak. Melalui pembinaan yang dilakukannya, siswa-siswi madrasah tidak hanya diperkenalkan pada seni budaya daerah, tetapi juga diajak untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya lokal di tengah perkembangan zaman modern.

Kepala MAN 1 Pontianak menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Feri Wardani. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa guru madrasah tidak hanya berperan dalam dunia pendidikan akademik, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah.

“Prestasi ini sangat membanggakan bagi MAN 1 Pontianak. Semoga menjadi motivasi bagi guru dan siswa untuk terus berkarya serta berkontribusi dalam melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa,” ujarnya.

Melalui bantuan fasilitasi pemajuan kebudayaan ini, diharapkan upaya pelestarian Tundang Melayu Kalimantan Barat dapat semakin berkembang dan dikenal luas oleh generasi muda maupun masyarakat secara umum.