Pontianak, 11 Februari 2026
Kantor Wilayah Direktorat jendral pajak provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Inklusi Kesadaran Pajak tingkat SMP/MTs di kota Pontianak pada hari selasa 10/2/2026, yang bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang pentingnya pajak sejak dini kepada para siswa dan guru. Kegiatan ini diadakan di Aula Kanwil DJP Kalimantan Barat Jl. Jenderal Ahmad Yani, Pontianak. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala sekolah bidang Kurikulum dan Humas dari perwakilan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah Kota Pontianak diantaranya SMPN 1 Pontianak, SMPN 2 Pontianak, SMPN 3 Pontianak, SMPN 6 Pontianak, SMPN 8 Pontianak, SMPN 10 Pontianak, SMPN 11 Pontianak, MTs Negeri 1 Pontianak dan MTs Negeri 2 Pontianak.
Acara yang mengusung tema "Inklusi Kesadaran Pajak tingkat SMP/MTs sederajat di Kalimantan barat" ini menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Direktorat jendral pajak provinsi Kalimantan Barat, yang memberikan pemahaman tentang peran pajak dalam pembangunan negara, terutama dalam sektor pendidikan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengintegrasikan materi tentang pajak dalam kurikulum, serta mengedukasi siswa tentang tanggung jawab sebagai warga negara yang baik.
Dalam sambutannya Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Kalimantan Barat Bapak Bombong Widarto, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa kesadaran pajak harus dibangun sejak usia dini. “Sebagai generasi penerus bangsa, siswa perlu memahami bahwa pajak adalah bagian dari kontribusi kita untuk kemajuan negara. Dengan memulai pembelajaran pajak di tingkat SMP dan MTs, kita berharap dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kedewasaan dalam memahami kewajiban negara,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga dilakukan Penandatanganan Berita Acara Kerjasama Inklusi Kesadaran Pajak oleh Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat dan Seluruh Kepala Sekolah dari tiap SMP/MTs Sederajat yang diundang, dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis Inklusi Kesadaran Pajak dan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana peserta dari unsur Kepala Madrasah dan Wakail Kepala Madrasah dapat langsung berinteraksi dengan narasumber dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar pajak.
Salah satu peserta yang bertanya adalah H. Edi Setiawan, S. Ag, S. Pd, kepala MTs Negeri 2 Pontianak yang menyambut baik kegiatan ini apalagi jika dibarengi dengan kerjasama dari Direktorat Pajak dengan instansi terkait seperti kementerian Pendidikan dan Kementrian Agama jika pengetahuan tentang pajak terintegrasi dengan mata pelajaran wajib yang ada di Sekolah/Madrasah selain itu beliau juga menyarankan untuk mengadakan berbagai macam lomba yang menarik tentang perpajakaan yang bisa diikuti oleh murid SMP/MTs sebagai upaya agar siswa/i mengenal pajak dan perannya dalam pembangunan di Indonesia. (Humas MTs.N 2 Pontianak)









