Untitled-6


Untuk HP
HAB ke-80 Kemenag, Bantuan Sembako Disalurkan ke Enam Panti Asuhan di Kota Pontianak

Pontianak (Kemenag) – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan sembako kepada sejumlah panti asuhan dan lembaga sosial lintas agama di Kota Pontianak pada Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial yang bertujuan untuk memperkuat kepedulian sosial, solidartias kemanusiaan, serta semangat kerukunan umat beragama.

Bantuan sembako tersebut disalurkan kepada enam lembaga sosial, yakni Panti Asuhan Catur Dharma Yatim Pepabri, Pondok Asuhan Al Adabiy, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), Panti Asuhan Getsemani, Panti Santo Hieronimus, serta Panti Asuhan Abdi Agape.

Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat, tanpa membedakan latar belakang agama dan keyakinan.

Kakan Kemenag Pontianak, Ruslan, menyampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bakti tidak hanya dimaknai sebagai seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian, pelayanan, dan kepedulian sosial.

Ia menegaskan bahwa semangat HAB harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Atas nama Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia Hari Amal Bakti ke-80, Ketua DWP Kemenag Pontianak, beserta seluruh pengurus yang telah berkontribusi dan bekerja keras sehingga kegiatan bakti sosial ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ruslan menjelaskan bahwa kegiatan penyerahan bantuan sembako ini sejalan dengan salah satu Asta Protas Kementerian Agama, yaitu meningkatkan kerukunan umat beragama dan menumbuhkan cinta kemanusiaan.

Menurutnya, kerukunan tidak hanya dibangun melalui dialog dan kebijakan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi simbol bahwa Kementerian Agama hadir untuk semua. Nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan harus terus kita rawat, terlebih dalam masyarakat yang majemuk seperti Kota Pontianak,” imbuhnya.

Ia juga berharap bantuan sembako yang disalurkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari anak-anak dan pengelola panti asuhan serta menjadi penyemangat untuk terus menumbuhkan harapan dan optimisme.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kementerian Agama dengan lembaga-lembaga sosial dan keagamaan yang selama ini berperan aktif dalam pelayanan masyarakat.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak, baik penerima maupun pemberi, serta semakin memperkuat persaudaraan dan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Amal Bakti ke-80 ini, Kemenag Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang berorientasi pada pelayanan publik, penguatan moderasi beragama, serta pengembangan nilai-nilai kemanusiaan.

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial secara berkelanjutan.

kemenag dark mode
Berita Terkini
..
Info Grafis