Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) Pendidikan Agama Islam (PAI) MAN 1 Pontianak mengikuti ajang Cerdas Cermat tingkat SMA yang digelar di Hotel Borneo Pontianak pada hari Kamis (5/3). Kegiatan ini merupakan inisiatif dari DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Kalimantan Barat sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan literasi dan wawasan keislaman generasi muda.
Partisipasi MAN 1 Pontianak dalam kegiatan ini berdasarkan surat resmi bernomor PAN/17/A/K-S/30/II/2026 tertanggal 26 Februari 2026, yang mengundang madrasah/ sekolah untuk mengirimkan perwakilan terbaiknya dalam ajang kompetisi tersebut. Menyambut undangan tersebut, Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin HZ, memberikan respons positif dan langsung menginstruksikan pembentukan serta penguatan tim LCC PAI melalui PJ LCC, Marlina SY.
Menurutnya, ajang ini menjadi momentum penting untuk mengasah sekaligus mengukur kemampuan akademik siswa, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Ia menegaskan bahwa ke depan MAN 1 Pontianak tidak hanya berfokus pada prestasi non-akademik, tetapi juga berkomitmen memperkuat tim-tim akademik agar mampu bersaing di berbagai kompetisi ilmiah.
“Kita ingin MAN 1 Pontianak unggul secara seimbang. Selama ini prestasi non-akademik sudah baik, ke depan kita perkuat juga sisi akademiknya. LCC PAI ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun budaya kompetisi ilmiah di kalangan siswa,” ungkapnya.
Untuk menyukseskan keikutsertaan dalam LCC tersebut, pihak madrasah memberikan dispensasi khusus kepada tiga siswa yang terpilih sebagai peserta, yakni M. Fauzan Ramadhan (XI J), M. Farel Azzam (X G), dan Shafa Nur Nabilah (X I). Ketiganya diberikan kesempatan untuk fokus mempersiapkan diri sebelum hari pelaksanaan lomba.
Dalam proses persiapan, para peserta didampingi langsung oleh guru PAI guna memperdalam materi, memperkuat pemahaman dalil, serta melatih ketepatan dan kecepatan menjawab soal. Latihan dilakukan secara intensif, mencakup penguatan materi Al-Qur’an, hadits, fiqih, sejarah kebudayaan Islam, hingga wawasan keislaman kontemporer.
Sholihin HZ berharap, keikutsertaan ini bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga membangun mental percaya diri, daya saing, serta tradisi akademik yang kuat di lingkungan madrasah.
“Kemenangan itu penting, tetapi yang lebih utama adalah proses pembelajaran dan pembiasaan budaya akademik. Kita ingin siswa MAN 1 Pontianak terbiasa berpikir kritis, cepat, dan tepat dalam menjawab persoalan,” tambahnya.
Ajang Cerdas Cermat tingkat SMA ini diikuti oleh berbagai sekolah dan madrasah di Kalimantan Barat. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran wawasan antar pelajar.
Dengan dukungan penuh dari pihak madrasah dan pendampingan guru yang intensif, Tim LCC PAI MAN 1 Pontianak optimis dapat memberikan penampilan terbaik serta membawa nama baik madrasah di tingkat provinsi. Keikutsertaan ini sekaligus menegaskan komitmen MAN 1 Pontianak dalam mencetak generasi yang unggul, berilmu, dan berakhlak mulia.**









