Untitled-6


Untuk HP
Kemenag Kota Pontianak Hadiri Seremonial Hari Lahir Nabi Kongzi 2577 Kongzili

Pontianak — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak diwakili Kasubbag Tata Usaha, Ruswandi, menghadiri acara seremonial/resmi Peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi 2577 Kongzili Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Kalimantan Barat, Rabu (7/10/2026).

Acara berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani Nomor 1 Pontianak, mulai pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi 2577 Kongzili yang diikuti pengurus MATAKIN dan MAKIN, umat Khonghucu, serta para undangan.

Acara seremonial ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha. Kehadiran para pimpinan dan perwakilan instansi tersebut menunjukkan dukungan terhadap kehidupan keagamaan serta penguatan kerukunan umat beragama di Kalimantan Barat.

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, Kasubbag TU Ruswandi menyampaikan apresiasi kepada MATAKIN Kalimantan Barat dan panitia atas terselenggaranya peringatan tersebut.

Menurutnya, peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi tidak hanya menjadi momentum penting bagi umat Khonghucu untuk menghayati nilai-nilai ajaran dan keteladanan Nabi Kongzi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat terus memperkuat semangat kebersamaan dan saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat. Kerukunan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus kita rawat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Agama Kota Pontianak berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh majelis serta organisasi keagamaan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling menghargai.

Peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi 2577 Kongzili tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan diharapkan semakin memperkuat nilai-nilai kebajikan, persaudaraan, dan kontribusi umat beragama dalam menjaga persatuan serta kerukunan di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak.