Untitled-6


Untuk HP
Kasubbag TU Kemenag Pontianak Hadiri Rapat Koordinasi Eskalasi Kelompok Transnasional Khususnya Khilafah Islamiyah

Pontianak — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak melalui Kasubbag Tata Usaha, Ruswandi, menghadiri rapat koordinasi membahas eskalasi kelompok transnasional, khususnya Khilafah Islamiyah Tahun 2026 di Kalimantan Barat, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Pontianak tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan dini daerah dalam rangka mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Rapat koordinasi diselenggarakan oleh Bakesbangpol Kota Pontianak dan dihadiri unsur Tim Kewaspadaan Dini Daerah Kota Pontianak, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pontianak, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Pontianak, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pontianak.

Dalam rapat tersebut, koordinasi diarahkan pada upaya deteksi dan pencegahan dini terhadap berbagai bentuk ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan ketenteraman masyarakat.

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, Kasubbag TU menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor, khususnya antara pemerintah, Kementerian Agama, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kehidupan keagamaan yang damai dan kondusif.

Kementerian Agama, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam memperkuat moderasi beragama, wawasan kebangsaan, serta pemahaman keagamaan yang sejalan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Upaya menjaga kondusivitas masyarakat tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan komunikasi yang baik antarinstansi dan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan organisasi keagamaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kewaspadaan dini perlu dilakukan secara proporsional, berbasis informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, serta tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan pembinaan, sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat jejaring kewaspadaan dini dan koordinasi antarlembaga dalam menghadapi dinamika kelompok transnasional di Kalimantan Barat, sekaligus menjaga Kota Pontianak tetap aman, harmonis, dan kondusif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan undangan Kepala Bakesbangpol Kota Pontianak Nomor B/200.1.3.1/241/Kesbangpol.2/2026 tanggal 5 Oktober 2026.