Pontianak (Humas Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pontianak, H. Ruslan, menghadiri langsung kegiatan Simmaisling (Silaturahmi Mushalla Masjid Maghrib Isya Keliling) Part 121 yang diselenggarakan di Masjid Baitul Makmur, Jalan Imam Bonjol, Gang Bansir 3, Kota Pontianak.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kota Pontianak bersama Forum Penyuluh Agama Islam (F-PAIS) Kemenag Kota Pontianak ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mempererat silaturahmi antara jajaran Kementerian Agama, para penyuluh agama, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, H. Ruslan menyampaikan apresiasi atas konsistensi para penyuluh agama yang terus melaksanakan program Simmaisling hingga memasuki putaran ke-121. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut menunjukkan komitmen para penyuluh dalam menghadirkan pelayanan dan pembinaan keagamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Simmaisling bukan sekadar kegiatan berpindah dari satu masjid ke masjid lainnya untuk melaksanakan salat berjamaah pada waktu Maghrib dan Isya, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta membangun komunikasi yang harmonis antara Kementerian Agama dan umat.
“Melalui kegiatan Simmaisling ini, kita ingin memastikan bahwa kehadiran Kementerian Agama benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, penguatan nilai-nilai keagamaan, dan pembangunan kebersamaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kakan Kemenag berharap agar program Simmaisling terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai salah satu sarana strategis dalam menjalankan fungsi pembinaan umat. Ia juga mendorong para penyuluh agama untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, moderat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran penting sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan bimbingan, edukasi, serta pendampingan kepada masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara penyuluh, pengurus masjid, tokoh agama, dan jamaah perlu terus diperkuat agar berbagai program pembinaan keagamaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan Simmaisling Part 121 di Masjid Baitul Makmur berlangsung sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk menghidupkan masjid melalui kegiatan ibadah berjamaah, silaturahmi, dan pembinaan keagamaan. Kehadiran Kakan Kemenag Kota Pontianak sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap peran aktif para penyuluh agama dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan rukun.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Pontianak berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin tumbuh, sejalan dengan upaya mewujudkan pelayanan keagamaan yang berdampak dan memperkuat kerukunan umat beragama di Kota Pontianak.
Humas Kementerian Agama Kota Pontianak












